The Story Of Titans
Sebelumnya mari kita mengingat-ingat dulu tentang cerita yang sebelumnya , Uranus menikahi Gaea, melahirkan banyak anak, diantaranya : Cyclops, Hecatoncheires, dan Titans.
Perlu diketahui bahwa Uranus bukanlah ayah dan suami yang baik. Dia membenci anak mereka sendiri, para Hecatoncheires , dan memenjarakan mereka dengan cara memasukkan mereka ke dalam tempat yang tersembunyi di dalam perut bumi, yang notabene perut bumi adalah rahim dari Gaea. Masih ingat kan kalo Gaea itu Dewi Bumi? makanya baca postingan sebelumnya!!
.
Mendengar hal itu, Gaea marah dan berbalik melawan
Uranus. Dia membuat semacam Sabit dari Batu Api dan dia berusaha mengajak anak-anaknya yang lain untuk memberontak kepada Uranus. Semua anak-anaknya takut , tidak ada yang berani, kecuali satu, Titan yang paling muda, Cronus, Kronos, Cronos. Itu semua sama ajah.
Gaea dan Cronus memasang perangkap terhadap Uranus, dimulai pada malam hari saat Uranus bersama Gaea bersantai. Tiba-tiba, Cronus datang dan “jebreeet…!!”, disabitlah itu bapak dengan Batu Sabit tersebut, bahkan potongan tubuh dari Uranus disayat-sayat, dan potongannya dilempar ke laut.
Nasib dari Uranus tidak jelas, apakah dia mati? ditarik dari Bumi dan kembali
ke Angkasa? atau dia melarikan diri ke Italia. Who’s know.
Tapi, sesaat setelah Uranus pergi, dia berjanji “Cronus dan para Titans akan terhukum!”
Dan yang lebih gilanya lagi, dari darah Uranus yang berceceran munculah The Giants, The Ash Tree Nymphs, dan The Erinnyes. Dan dari laut, dimana ia dijatuhkan , muncullah Aphrodite/Venus.
Cronus menjadi Pemimpin selanjutnya, dia memenjarakan Cyclops dan Hecatonsheires di Tartarus. Dia menikahi saudara perempuannya, Rhea. Di masa pemerintahannya, Para Titan mempunyai banyak keturunan. Ia berkuasa selama berabad-abad. N
amun, Gaea dan Uranus telah mendapatkan semacam ramalan bahwa Cronus akan dikalahkan oleh anaknya sendiri. Untuk menghindari terjadinya hal itu, Cronus memakan semua anak laki-laki yang keluar dari rahim Rhea. Rhea sangat marah dan berbalik memusuhi Cronus, ketika datang dimana Rhea akan melahirkan anak ke-6 nya, Rhea bersembunyi , kemudian setelah lahir, anak itu dibiarkan diasuh oleh para Nymph. Untuk menutupi tindakannya, dia membungkus sebuah batu dalam pakaian dan menyerahkannya pada Cronus, lalu dimakan lah batu itu oleh Cronus.
Anak tersebut adalah Zeus. Dia tumbuh menjadi pemuda yang tampan di Crete. Dia berkonsultasi pada Metis bagaimana cara mengalahkan Cronus.
Kemudian Metis menyiapkan sebuah minuman untuk Cronus yang tujuannya agar Cronus memuntahkan anak-anaknya yang lain yang telah ia makan. Rhea berusaha meyakinkan Cronus agar menerima Zeus sebagai anaknya dan memperbolehkan Zeus untuk kembali ke Gunung Olympus, dan berhasil. Namun, sebagai Juru Minuman Cronus. Ini memberikan kesempatan bagi Zeus untuk menyelipkan minuman spesial yang telah dibuat sebelumnya. rencana ini berhasil dan kelima anak lainnya dimuntahkan oleh Cronus. Kemudian mereka menjadi Dewa-dewi. Mereka ingin berterimakasih pada Zeus dan membuat Zeus sebagai pemimpin mereka.
Namun, Cronus belum dikalahkan. Dia dan para Titan yang lain kecuali Prometheus, Epimetheus dan Oceanus, bertarung untuk merebut kekuasaan lagi. Atlas menjadi pemimpin para pemberontak ini dan kadangkala mereka terlihat pasti menang melawan dewa-dewa yang masih muda yang sedang berkuasa. Namun. Zeus cerdik. Dia pergi ke Tartarus dan membebaskan Cyclopes dan Hecatoncheires. Prometheus malah bergabung dengan Zeus. Kemudian Zeus kembali ke pertarungan dengan teman-teman yang baru. para Cyclopes menghadiahkan Zeus dengan kilat dan petir untuk senjata Zeus. Para Hecatoncheires membuat perangkap dengan batu-batu besar. Dengan saat yang tepat, Zeus seolah-olah kabur tetapi membuat para Titan jatuh ke dalam perangkap Hecatoncheires, kemudian Hecatonsheires
menghujani para Titan dengan ratusan batu-batu, para Titan berpikir gunung-gunung menjatuhi mereka. Mereka berpencar dan melarikan diri , lalu Zeus pun menang.
Zeus menghukum para Titan yang telah berusaha melawanya yaitu dimasukkan kedalam tartarus (Neraka), kecuali Atlas. Ia diberi hukuman yang sangat menyakitkan, yaitu memegang dunia di pundaknya.
Namun, setelah kemenangan inipun, Zeus belum aman. Gaea marah mengetahui anak-anaknya di kurung di Tartarus, yang kemudian dia melahirkan keturunan terakhir, Typhoeus. Typhoeus sangatlah mengerikan, bahkan kebanyakan Dewa kabur ketika melihatnya. Namun, Zeus melawannya dan melemparkan kilatnya ke Typhoeus dan berhasil membunuhnya. Typhoeus dikubur dibawah gunung Etna di Silicy.
Lama kemudian, tantangan terakhir yang diterima Zeus adalah perlawanan yang dibuat oleh para Giants. Mereka sangatlah ambisias untuk menyerang Gunung Olympus, dengan cara menjatuhkan gunung di atas gunung hanya demi mencapai puncak Olympus. Namun para Dewa telah tumbuh besar dan Kuat dan dengan bantuan Heracles, para Giant ditangkap atau dibunuh.
baca postingan lainnya di :
http://duniabercerita.wordpress.com
No comments yet.
Leave a Reply
-
Archives
- February 2010 (1)
- December 2009 (2)
- November 2009 (2)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
