Misteri Green Children of Woolpit
Balik lagi di postingan selanjutnya, phew… udah lama banget aku ga mosting apa-apa disini dan di Deathtraveler (blog game ku) , kali ini mosting apa ya…
yang agak misterius misterius dikit ah. :p , udah liat judulnya kan?
Ya, postingan kali ini dari blog Cerita di Balik Dunia adalah tentang orang yang masih kanak-kanak namun mempunyai kulit yang berwarna hijau. Mau tau selebihnya? cekidot aja dah..
Gini ni…
CERITANYA …
Pada saat kekuasaan raja Stephen dari Inggris (1135-1154) dan saat itu pada saat panen, ada kejadian aneh yang terjadi di desa Suffolk di Woolpit, deketnya Bury St. Edmunds. Disaat semua petani sedang bekerja di sawah, 2 anak kecil muncul dari lubang dalam yang disiapkan untuk menjebak serigala. Anak-anak tersebut cowok ama cewek, mereka mempunyai kulit berwarna hijau (anaknya hulk ye..? hehe) dan menggunakan pakaian yang aneh karena bahannya tidak familiar dengan penduduk setempat. Mereka berjalan kebingungan kesana kemari selama beberapa saat, lalu para petani menemukan mereka dan dibawalah mereka ke desa. Di desa, penduduk lokal berkumpul dan menanyai mereka, tapi tak seorang pun yang dapat mengetahui bahasa apa yang digunakan anak-anak tersebut, jadi mereka dibawa ke rumah juragan setempat Tuan Richard de Calne (atau Colne, mbuh sing ndi
) di Wikes (atau Wakes, ki yo mbuh) yang berjarak beberapa mil. Mereka ketakutan dan untuk beberapa hari mereka menolak memakan roti dan makanan lain yang dibawakan untuk mereka. Namun, ketika kacang tanah yang baru dicabut dibawakan untuk anak-anak tersebut mereka langsung terlihat kelaparan, mereka melahapnya. Makanan ini (kacang tadi tu lo…) dikonsumsikan pada mereka selama beberapa bulan, lalu pelan-pelan akhirnya mereka mau memakan dan merasakan rasanya roti.
Seiring waktu berlalu, anak laki-laki, yang sepertinya lebih muda menjadi depresi, sakit dan akhirnya meninggal (turut berduka .. :’( ) . Namun yang cewek engga , dia memulai hidup baru dan diasuh . Kulitnya sedikit demi sedikit kehilangan warna hijau nya dan menjadi wanita muda yang sehat. Dia belajar bahasa inggris dan menikah dengan pria desa sebelah, namun dia akhirnya menjadi janda. Beberapa sumber mengatakan, dia mengambil nama Agne Barre dan pria yang dinikahinya adalah duta besar dari Henry II.
Ketika ditanya mengapa dia bisa muncul di Woolpit. Dia mengatakan dia dan anak laki-laki itu adalah kakak dan adik (saudara maksudku), dan mereka berasal dari “Tanah Saint Martin” dimana sinar matahari tidak pernah sampai disana, dan semua penduduk yang ada disana berkulit hijau seperti mereka. Dia tidak yakin, di mana kampung halamannya terletak, namun negeri lainnya bisa dilihat dari sungai yang terbuat dari cahaya yang memisahkan kampung halaman mereka dan negeri lainnya itu. Dia ingat bahwa suatu hari mereka mencari ayam ayah mereka di ladang dan mengikuti mereka sampai ke gua, di mana mereka mendengar suara lonceng. Mereka terpesona , sehingga mengikuti bunyi lonceng dan semakin masuk ke dalam gua , mereka berjalan, berjalan dan berjalan sampai ke mulut gua, mereka di dibutakan oleh sinar matahari yang tak pernah mereka temui. Mereka berbaring untuk waktu yang cukup lama , mereka bingung. Kemudian terdengar suara sabitan dan mereka mencoba kembali ke gua tetapi tidak bisa (aneh ig….) dan mereka pun ditangkap oleh para petani.
SUMBERNYA…
Dua sumber asli dari kejadian yang ga bisa dijelaskan ini keduanya orang yang berasal dari abad ke 12. William dari Newburgh (1136-1198), seorang sejarahwan dari Inggris, yang disajikan dalam karyanya Historia rerum Anglicarum (History of English Affairs / Sejarah Negeri Inggris), sebuag sejarah dari Inggris di tahun 1066 ampe 1198. SUmber yang lain adalah Ralph dari Coggeshall (meninggal 1228). Karyanya untuk Green Children ini adalah Chronicon Anglicanum (English Chronicle / kronik Inggris) yang dikontribusikan antara 1187 mpe 1224. Seperti yang bisa dilihat , kedua penulis mengabadikan kejadian Green CHildren bertahun-tahun setelah kejadian aslinya terjadi ( Aslinya kan antara 1135-1154 , nah kedua penulis itu 1198 ma 1124, mudeng) .Faktanya tidak ada cerita tentang Green Children di buku Anglo-Saxon Chronicles, yang dibuat untuk masa raja Stephen sampai ia mati di 1154, bisa disimpulkan cerita ini hanyalah misteri/mitos atau bukan terjadi pada pemerintahan raja Stephen , namun pada pemerintahan raja Henry II.
PENJELASAN TENTANG GREEN CHILDREN
Berbagai penjelasan telah dikemukakan pada enigma Green Children of Woolpit. Yang paling ekstrim adalah anak-anak tersebut aslinya berasal dari dunia yang tersembunyi di dalam bumi, dan mereka dengan suatu cara menginjakkan kaki menuju sebuah pintu dari dimensi paralel, atau mereka adalah alien yang secara tidak sengaja tiba di bumi. Teori bontot mengatakan anak-anak teresebut adalah alien yang di kirimkan ke bumi dari planet lain karena sebuah error oleh materi transmitter yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya (opo kui.. hehe)
Nih penjelasan yang dapat diterima oleh kebanyakan orang..
Paul Harris di Fortean Studies 4 (1998). Teorinya adalah sebagai berikut. Pertama, kejadiannya dimajukan menjadi tahun 1173, pada saat kekuasaan penerus raja Stephen, Henry II. Pada saat itu , ada imigrasi terus-terusan dari bangsa Flemish (Belgia Utara) dan pedagang dari Inggris dari abad ke 11, dan Harris mengatakan bahwa setelah Henry II menjadi raja, para imigran ini dianiaya dan mencapai puncaknya di pertempuran di Fornham di Suffolk pada tahun 1173, dimana ribuan orang disiksa. Dia memberi teori bahwa anak-anak tersebut tinggal di desa atau di dekat desa Fornham St. Martin, ka St. Martin yang mereka bilang kampoeng halaman mereka kan? hehe. Desa ini, beberapa mil dari Woolpit, depisahkan oleh sungai Lark, yang mungkin sebagai “sungai cahaya” yang dikatakan oleh si cewek. Setelah orang tua mereka telah dibunuh karena konflik, kedua anak Flemish itu melarikan diri ke hutan Thetford.
Harris mengatakan bahwa anak-anak itu tetap bersembunyi di hutan tanpa makanan yang cukup, mereka bisa saja memakan apapun dan terjadi keracunan (malnutrition) – yang menyebabkan kulitnya berwarna hijau. Dia percaya bahwa mereka mengikuti suara lonceng gereja Bury St. Edmunds dan berjalan ke salah satu dari tambang bawah tanah yang merupakan bagian dari kuburan Grimes. Setelah mengikuti tambang itu mereka sampai di Woolpit, dan disana kebingungan dan mereka berpakaian pakaian ala Flemish, dan juga bahasa mereka bahasa Flemish, makanya orang lokal tidak tahu bahasa apa yang diucapkan anak-anak tersebut, dan menganggap mereka alien.
Tapi namanya juga teori, banyak cacatnya … salah satunya..
Ketika pertempuran di Fornham, para bangsa Flemish yang kabur ke sisi luar negara yang ditemukan oleh orang lokal akan langsung di bunuh. Lagipula, seorang juragan yang berpendidikan seperti Richard de Calne akan mengenali bahasa Flemish walau hanya sedikit.
dalam hal geografi juga ada cacatnya,
Harris mengatakan bahwa mereka mendengar suara lonceng gereja Bury St. Edmunds dari hutan Theoreds. Pertama, jarak antara gereja itu dan hutan itu adalah 40 KM, apa suara lonceng bisa terdengar?
kedua, di tambang bawah tanah tidak ada jalan yang menghubungkan ke Woolpit, walaupun ada, jaraknya 50 KM, terlalu jauh untuk 2 anak yang sedang kelaparan.
Yah, apapun alasannya… ini masih misteri..
GAMBARNYA…
see you next time brada. , http://duniabercerita.wordpress.com , http://deathtraveler.co.cc
Source :
1. Wikipedia selalu to ya…
2. www.mysteriouspeople.com -> site bagus nih, tapi bahasa inggris
No comments yet.
Leave a Reply
-
Archives
- February 2010 (1)
- December 2009 (2)
- November 2009 (2)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS

